Itu lah guna nya sahabat.
Datang di saat kita membutuhkan.bukan nya malah pergi di saat kita membutuhkan.
Senang di saat kita senang dan sedih di saat kita sedih.
Dan mau membela kita dengan sepenuh hati.
Itu lah gunanya sahabat.
Seperti dia.
Yang rela membelaku di depan kalian.
Yaa,sangat menghargai jasanya.
I Miss You,Best Friend!
LOC
Senin, 07 Februari 2011
Minggu, 06 Februari 2011
Kenapa?
Kenapa? kenapa kau meninggalkan aku untuk jahanam itu?
Kenapa? kenapa kau lebih memilih dia ketimbang aku?
Kenapa? kenapa kau memilih dia yang baru kau kenal daripada aku yang sudah setahun bersama menjalani hidup ini?
Kenapa kau lebih membela dia yang hatinya licik selicik nenek sihir?
Kenapa? kenapa kau lebih memilih mengobrol dengan nya daripada aku?
Padahal kita sudah mengenal satu sama lain seperti saudara.Tahu kejelekan masing-masing.
Kenapa? kenapa,kawan?
Teman-teman,kenapa kalian lebih memilih bergaul dengan nya daripada aku yang telah lama bergaul dengan kalian?
Kenapa? kenapa,teman?
apa aku sering menyakiti kalian? apa aku sering menghina kalian dengan serius?
Kenapa? kenapa semuanya meninggalkan aku? kenapa?
Aku mohon! kalian kemabali(kecuali jahanam itu).Untukku.Dengan setulus hati.Dengan kemauan kalian sendiri,bukan orang lain.
Kenapa? kenapa kau lebih memilih dia ketimbang aku?
Kenapa? kenapa kau memilih dia yang baru kau kenal daripada aku yang sudah setahun bersama menjalani hidup ini?
Kenapa kau lebih membela dia yang hatinya licik selicik nenek sihir?
Kenapa? kenapa kau lebih memilih mengobrol dengan nya daripada aku?
Padahal kita sudah mengenal satu sama lain seperti saudara.Tahu kejelekan masing-masing.
Kenapa? kenapa,kawan?
Teman-teman,kenapa kalian lebih memilih bergaul dengan nya daripada aku yang telah lama bergaul dengan kalian?
Kenapa? kenapa,teman?
apa aku sering menyakiti kalian? apa aku sering menghina kalian dengan serius?
Kenapa? kenapa semuanya meninggalkan aku? kenapa?
Aku mohon! kalian kemabali(kecuali jahanam itu).Untukku.Dengan setulus hati.Dengan kemauan kalian sendiri,bukan orang lain.
Sabtu, 05 Februari 2011
Aku Benci...
Aku benci kesedihan.Tapi...aku sering merasakannya.
Aku benci kepedihan.Tapi...aku juga sering merasakannya.
Aku benci firasat buruk.Tapi...aku sering merasakan.
Aku benci perpiahan.Tapi...aku termasuk sering mengalaminya.
Aku benci pertengkaran.Tapi...aku sering melakukannya.
Aku benci orang meninggalkan aku untuk pergi dengan orang lain.Tapi...aku sering ditinggalkan.
Aku benci patah hati.Tapi...aku sering merasakan itu.
Aku benci mencintai orang yang tidak mencintaiku.Tapi...aku sering mengalami itu.
Dan aku benci orang itu.Tapi...ia sering muncul di benakku,bayanganku,dan di depanku.
Aku benci kepedihan.Tapi...aku juga sering merasakannya.
Aku benci firasat buruk.Tapi...aku sering merasakan.
Aku benci perpiahan.Tapi...aku termasuk sering mengalaminya.
Aku benci pertengkaran.Tapi...aku sering melakukannya.
Aku benci orang meninggalkan aku untuk pergi dengan orang lain.Tapi...aku sering ditinggalkan.
Aku benci patah hati.Tapi...aku sering merasakan itu.
Aku benci mencintai orang yang tidak mencintaiku.Tapi...aku sering mengalami itu.
Dan aku benci orang itu.Tapi...ia sering muncul di benakku,bayanganku,dan di depanku.
Jumat, 04 Februari 2011
Jingga Dalam Elegi
Akhirnyaaaa!!!! Jingga Dalam Elegi akan terbit juga.(lanjutan dari Jingga Dan Senja)
Rencananya,terbitnya tanggal 8 Februari.Dan itu di jabodetabek.Dan pulau jawa tambah 2 hari,dan di luar pulau jawa,tambah 3-7 hari,tergantung lamanya pengiriman.
Hahaaaa.....yang penting aku senang karena akhirnya terbit juga setelah lama penantianku(ceila!)
Ini dia cover buku dan sinopsisnya:

Sejak peristiwa pagi hari saat melihat mata Tari bengkak, Ari jadi penasaran. Benarkah itu hanya karena Ari menghapus nomor HP Ata dari HP Tari, ataukah karena Angga? Kalau memang karena Angga yang notabene musuh bebuyutan Ari, Ari ingin tahu apa yang telah dilakukan cowok itu terhadap Tari.
Setelah menemukan a shoulder to cry on pengganti Angga dalam diri Ata, perlahan-lahan Tari mulai melupakan Angga. Sikap Ata yang bertolak belakang dengan Ari membuat Tari nyaman bersama Ata. Ia pun curhat habis-habisan kepada Ata yang lembut, penuh perhatian, baik hati, dan yang baru belakangan Tari sadari berhasil membuat jantungnya berdebar tak keruan. Gangguan dan intimidasi Ari sampai tidak diacuhkannya. Inilah yang membuat Ari makin salah tingkah-kini saingannya bukanlah Angga, melainkan saudara kembarnya sendiri.
Namun, saat Tari merasa telah menemukan pelabuhan hatinya, satu rahasia besar perlahan-lahan terkuak.
Tari merasa... lambat laun Ata semakin mirip Ari.
Itu dia cover ama sinopsisnya.Aku harap,nggak ngecewain novelnya dan akan semakin seru.Haha.Dan juga,semoga semua rahasia akan terbongkar dan Ari dan Tari jadian*ngarep*.Haha.
Rencananya,terbitnya tanggal 8 Februari.Dan itu di jabodetabek.Dan pulau jawa tambah 2 hari,dan di luar pulau jawa,tambah 3-7 hari,tergantung lamanya pengiriman.
Hahaaaa.....yang penting aku senang karena akhirnya terbit juga setelah lama penantianku(ceila!)
Ini dia cover buku dan sinopsisnya:

Sejak peristiwa pagi hari saat melihat mata Tari bengkak, Ari jadi penasaran. Benarkah itu hanya karena Ari menghapus nomor HP Ata dari HP Tari, ataukah karena Angga? Kalau memang karena Angga yang notabene musuh bebuyutan Ari, Ari ingin tahu apa yang telah dilakukan cowok itu terhadap Tari.
Setelah menemukan a shoulder to cry on pengganti Angga dalam diri Ata, perlahan-lahan Tari mulai melupakan Angga. Sikap Ata yang bertolak belakang dengan Ari membuat Tari nyaman bersama Ata. Ia pun curhat habis-habisan kepada Ata yang lembut, penuh perhatian, baik hati, dan yang baru belakangan Tari sadari berhasil membuat jantungnya berdebar tak keruan. Gangguan dan intimidasi Ari sampai tidak diacuhkannya. Inilah yang membuat Ari makin salah tingkah-kini saingannya bukanlah Angga, melainkan saudara kembarnya sendiri.
Namun, saat Tari merasa telah menemukan pelabuhan hatinya, satu rahasia besar perlahan-lahan terkuak.
Tari merasa... lambat laun Ata semakin mirip Ari.
Itu dia cover ama sinopsisnya.Aku harap,nggak ngecewain novelnya dan akan semakin seru.Haha.Dan juga,semoga semua rahasia akan terbongkar dan Ari dan Tari jadian*ngarep*.Haha.
Ingin Rasanya
Ingin rasanya aku menangis di pelukan seseorang dan orang itu akan memberiku semangat untuk tidak menangis.Tapi...tak ada yang seperti itu di dekatku.
Ingin rasanya aku menangis sekeras kerasnya dan tak ada orang yang berkomentar.Tapi...itu tak akan bisa.
Ingin rasanya aku meneriaki orang orang yang terus mengganggu ku.Tapi...itu juga tak bisa.
Dan...ingin rasanya aku menendangmu dari kehidupanku.Tapiii...sepertinya itu tak bisa.
Ingin rasanya aku menangis sekeras kerasnya dan tak ada orang yang berkomentar.Tapi...itu tak akan bisa.
Ingin rasanya aku meneriaki orang orang yang terus mengganggu ku.Tapi...itu juga tak bisa.
Dan...ingin rasanya aku menendangmu dari kehidupanku.Tapiii...sepertinya itu tak bisa.
Tentang Kau .
Kenapa kau harus datang ke kehidupanku?
Aku lebih baik jika tanpamu.Ya,lebih,lebih,lebih baik dari sekarang.
Aku terus bertanya,kenapa kau tak berhenti menyakitiku setelah dulu kau juga menyakitiku?
Apa kau tidak mengerti kalau aku ini merasa sakit? sakit yang teramat sangat.
Dan kau...kau membuat sakit ku itu bertambah.sakit.sakit sekali.sakit yang tak bisa diungkapkan oleh kata-kata.
Kenapa?
Padahal,kau telah lama pergi dari kehidupanku.Dan kenapa sekarang kau datang lagi setelah aku sudah merasa lebih baik?
Kenapa? aku terus bertanya pada diriku sendiri.
Dan tak bisakah kau berhenti menyakitiku kali ini? kali iniii saja.
Jangan pernah sakiti aku lagi.Aku mohon! teramat sangat.Dan jangan juga kau rusak kehidupanku kali ini.Semua.Semua yang ada di kehidupanku.
Aku mohon!
Apapun akan ku berikan jika kau pergi dari kehidupanku.Semua.Semua akan kuberikan.Kecuali bagian dari kehidupanku.Teman-temanku,kebahagiaanku,pokoknya semua yang berada di kehidupanku.
Ingin rasanya aku memohon dan bersimpuh di kakimu untuk memohon kau pergi dari kehidupanku.Tapi rasanya,kau tidak akan menuruti permintaanku ini.Dan kau akan semakin mengganggu kehidupanku.Semakin.Ya,semakin.Semakin memprovokator teman-temanku untuk membenciku,meninggalkanku.
Jika itu mau mu,aku akan menuruti.Walaupun dengan setengah hati.Bukan! bukan setengah hati,tapi tanpa hati.Tanpa ke ikhlasan sedikit pun.
Aku lebih baik jika tanpamu.Ya,lebih,lebih,lebih baik dari sekarang.
Aku terus bertanya,kenapa kau tak berhenti menyakitiku setelah dulu kau juga menyakitiku?
Apa kau tidak mengerti kalau aku ini merasa sakit? sakit yang teramat sangat.
Dan kau...kau membuat sakit ku itu bertambah.sakit.sakit sekali.sakit yang tak bisa diungkapkan oleh kata-kata.
Kenapa?
Padahal,kau telah lama pergi dari kehidupanku.Dan kenapa sekarang kau datang lagi setelah aku sudah merasa lebih baik?
Kenapa? aku terus bertanya pada diriku sendiri.
Dan tak bisakah kau berhenti menyakitiku kali ini? kali iniii saja.
Jangan pernah sakiti aku lagi.Aku mohon! teramat sangat.Dan jangan juga kau rusak kehidupanku kali ini.Semua.Semua yang ada di kehidupanku.
Aku mohon!
Apapun akan ku berikan jika kau pergi dari kehidupanku.Semua.Semua akan kuberikan.Kecuali bagian dari kehidupanku.Teman-temanku,kebahagiaanku,pokoknya semua yang berada di kehidupanku.
Ingin rasanya aku memohon dan bersimpuh di kakimu untuk memohon kau pergi dari kehidupanku.Tapi rasanya,kau tidak akan menuruti permintaanku ini.Dan kau akan semakin mengganggu kehidupanku.Semakin.Ya,semakin.Semakin memprovokator teman-temanku untuk membenciku,meninggalkanku.
Jika itu mau mu,aku akan menuruti.Walaupun dengan setengah hati.Bukan! bukan setengah hati,tapi tanpa hati.Tanpa ke ikhlasan sedikit pun.
Langganan:
Postingan (Atom)
